Jaga Hati Tetap Sehat

Jaga Hati Tetap Sehat

وَقَالَ بَعْضُ الْحُكَمَاءِ الْقَلْبُ مِثْلُ بَيْتٍ لَهُ سِتَّةُ أَبْوَابٍ ثُمَّ قِيْلَ لَكَ اِحْذَرْ أَلاَّ يَدْخْلَ عَلَيْكَ مِنْ أَحَدِ الْأَبْوَاب شَيْءٌ فَيُفْسِد عَلَيْكَ الْبَيْتَ فَالْقَلْبُ هُوَ الْبَيْتُ وَالأبْوَابُ العَيْنَانِ وَاللِّسَانُ وَالسَّمْعُ وَالْبَصَرُ وَالْيَدَانِ وَالرجلَانِ فَمَتَى انْفَتَحَ بَابٌ مِنْ هَذِه الْأَبْوَابِ بِغَيْرِ عِلْمٍ ضَاعَ الْبَيْتُ

[الحارث المحاسبي، رسالة المسترشدين، صفحة ١١٦]

Sebagian ahli hikmah berkata: Hati itu seperti rumah. Memiliki 6 pintu untuk masuk. Kemudian kamu diperintah untuk memperhatikan siapa saja yang boleh masuk ke dalam rumah tersebut hingga bisa merusak rumah tersebut.

Pintu-pintu hati itu adalah

1. Mata,

2. Mulut,

3. Pendengaran,

4. Pengelihatan,

5. Kedua tangan,

6. Kedua kaki.

Setiap kali pintu dibuka tanpa ilmu, maka rumah akan rusak.

Kita telah memperhatikan makanan dan minuman yang masuk ke mulut kita, tentu kita juga harus memperhatikan hal-hal yang masuk ke hati kita.

Founder

Seorang penulis dalam bidang Islamic Self-Improvement. Sedang menimba ilmu di Universitas Al-Azhar, Kairo. Mulai tertarik dalam kepenulisan sejak duduk di bangku kelas 11 Madrasah Aliyah. Saat itu ditunjuk menjadi pimpinan redaksi majalah Khoum MA Ali Maksum. Pada tahun yang sama menjadi juara dua lomba Sayembara Esai Nasional yang diadakan oleh Alif.id dengan judul "Khilafah di Indonesia, Kenapa Tidak?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like